Monday, June 04, 2007

Think Ting...

Ehmm...
Udah lama banget saya gak mosting.
Udah lama juga saya gak ngider-ngider di kampus..
Paling-paling nongol kalau lagi jadwal UAS ajah..
Hmm, wots wrong?
Maklum, saya lagi gak mau sering-sering ke kampus.
He3x, lagi boring en jenuh sama kampus!
Tenang-tenang jenuhnya di sini gak kayak dulu kok..
Lagi pengen aja semedi di rumah dan ngademin hati n pikiran sembari nyari-nyari kegiatan untuk liburan semester bentar lagi
Yah semacam terapi diri lah buat saya..
He3x...

Setelah lama "ngendok" di rumah, terus pada akhirnya keluar mencium "harum" dunia,
perasaan-perasaan yang dulunya ada kemudian terkikis, mulai timbul kembali.
Mulai optimistis dan percaya diri.
Lha? Emang dulu..
He2x, terlalu banyak pergulatan hati yang tidak bisa diungapkan di sini bahkan kepada teman terbaik sekalipun, mungkin karena saya introvert? :-P
Pokoknya sedikit demi sedikit mulai berpikir positif terutama terhadap diri sendiri.
Untuk mulai bangkit, memang yang harus dibenahi lebih dahulu, adalah "dalemannya", which means diri kamu sendiri! Diri sendiri di sini termasuk pada caramu memandang diri, caramu menilai dirimu seperti apa..
Lalu setelah itu, caramu berprasangka terhadap-Nya.
Setelah itu, mulai biasakan pikiran-pikiran positif dalam keseharianmu, syukurilah karunia-Nya dan bersabarlah terhadap cobaan-Nya.

"Sungguh baik perkara-perkara bagi orang mukmin itu. Jika diberi karunia mereka bersyukur dan jika diberi cobaan mereka bersabar"

Mukmin akan selalu memandang setiap fase kehidupannya dalam bingkai yang positif, seperti protokol rdt 2.2 yang bebas dari NAK (Negative Acknowledgement) itu lho (he2x, bingung yah). Walaupun ditimpa kegagalan, mereka akan menganggapnya sebagai ujian yang memiliki dua konsekuensi positif pada akhirnya, entah itu akan meningkatkan derajat mereka jika berhasil melewati ujian dengan baik ataupun akan menggugurkan dosa-dosa mereka, jika mereka dapat bersabar terhadap ujian itu. Dan jika mereka mendapat nikmat, mereka akan bersyukur. Di mana dalam kesyukuran mengandung sebuah pengendalian diri terhadap sesuatu yang melenakan. Mereka tidak lantas lupa akan apa yang mereka dapat dan terus mempersembahkan amalan yang terbaik dalam hidup mereka. Intinya konsekuen untuk terus beramal.

Yah begitulah seorang mukmin. Sungguh mulia perkara bagi seorang mukmin. Dan semoga, saya dan kamu, bisa terus meningkatkan diri dari seorang muslim menjadi mukmin.

Hmm, dan..
insya Allah liburan semester ini saya ingin mengisinya dengan yang baik
Mungkin nyoba2 ngambil SP
atau kursus komputer? soalnya skill saya masih rendah banget nih di bidang IT, sebatas teori saja yang dipelajari dan itu gak maksimal..
atau kerja...
lalu semester depan insya Allah saya masih ingin membantu di LDF, tenang mir ^^
en nyoba2x ladang amal baru di BEM UI
.. smoga kesalahan yang lama tidak terulang
.. smoga masih diberi kesempatan
.. insya Allah, saya belum kapok untuk berjalan dari satu kegagalan pada satu hal lain yang diusahakan. Itu intinya sukses kan, ketika kau tidak lelah untuk terus berusaha memperbaiki, tidak malu untuk berjalan dari kegagalan yang satu menuju hal berikutnya untuk diusahakan.


Udah ah...
Life is great when u see it from positive frames!

2 comments:

mata said...

lama banget kamu ngga kelihatan juga len...? kemana saja ?
sukses ya buat kuliahnya :)

w@hyu said...

iya nih len, udah lama gak kelihatan.. kursus english-nya gimana?! udah kelar?! kenapa gak ngelanjutin itu pas liburan?! ;)

"semoga, saya dan kamu, bisa terus meningkatkan diri dari seorang muslim menjadi mukmin" amiin ya Rabb..